Tentang CeritaNusa

Ketika coding
dipakai untuk merawat ingatan.

CeritaNusa lahir dari gagasan sederhana: teknologi seharusnya tidak hanya membawa kita ke masa depan, tetapi juga membantu kita memahami dari mana kita berasal.

Cerita Indonesia sering dekat secara nama, tetapi jauh secara pengalaman.

Kita mengenal judul seperti Malin Kundang atau Sangkuriang, tetapi sering tidak punya ruang digital yang menyatukan cerita rakyat, sejarah, kemerdekaan, dan budaya dalam pengalaman yang menarik untuk generasi muda.

CeritaNusa mencoba mengubah arsip menjadi sesuatu yang terasa hidup: bisa dicari, dijelajahi, disimpan, dan dibaca dengan nyaman dari ponsel.

Prinsip proyek

Ringan secara teknologi,
serius secara pengalaman.

01

Accessible First

Tidak perlu akun, instalasi, atau perangkat mahal untuk mulai membaca.

02

Editorial, bukan generik

Visual dirancang seperti arsip budaya modern, bukan dashboard SaaS biasa.

03

Local by default

Aset inti disimpan di project agar MVP tetap bisa berjalan tanpa layanan eksternal.

04

Terus dapat tumbuh

Versi static ini sengaja sederhana agar nanti mudah dinaikkan ke database dan CMS.

Koding Nusantara

Koding untuk negeri.
Kreatif tanpa batas.

MVP ini baru awal. Yang terpenting adalah membuktikan bahwa siswa dapat memakai kemampuan coding untuk membuat budaya dan sejarah Indonesia lebih dekat dengan generasinya sendiri.

Jelajahi CeritaNusa
Logo CeritaNusa dengan identitas visual Koding Nusantara

Logo & identitas

CeritaNusa kini punya identitas visual resmi.

Logo CeritaNusa menggabungkan tiga unsur utama: buku sebagai medium cerita, kepulauan Indonesia sebagai ruang asal kisah, dan aksen teknologi sebagai penanda proyek ini lahir dari semangat Koding Nusantara.

Palet merah, hitam, krem, dan emas dipilih untuk menjaga nuansa Nusantara modern—hangat, editorial, dan tetap terasa digital.

Buku terbuka Peta Nusantara Teknologi Koding Nusantara